Analisis Penyebaran Rabies Pada Hewan Penyebar Rabies Di Balai Karantina Hewan, Ikan, Dan Tumbuhan Sumatera Barat

https://doi.org/10.24036/prosemnasbio/vol5/1242

Authors

  • Delon Agmelindo Departemen Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Padang
  • Sandi Fransisco Pratama Departemen Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Padang

Keywords:

Rabies, Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan Sumatera Barat, Zoonosis, Pengendalian Penyakit

Abstract

Rabies merupakan penyakit zoonosis yang mematikan dan m asih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia, termasuk di Provinsi Sumatera Barat. Tingginya mobilitas hewan dan lemahnya pengawasan lalu lintas biologis antarwilayah menyebabkan potensi penyebaran rabies dan penyakit lainnya tetap tinggi. Untuk mengatasi hal tersebut, sistem karantina hewan, ikan, dan tumbuhan (HIT) menjadi instrumen penting dalam pencegahan dan pengendalian penyebaran penyakit lintas batas wilayah. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi isu-isu pokok terkait rabies di Sumatera Barat serta mengevaluasi peran dan efektivitas sistem karantina dalam mencegah penyebaran penyakit dan melindungi keanekaragaman hayati lokal. Pendekatan penelitian ini menggunakan studi literatur terhadap peraturan perundang-undangan (UU No. 21 Tahun 2019), laporan instansi terkait seperti Dinas Peternakan dan Balai Karantina Padang, serta data sekunder dari WHO dan FAO. Analisis dilakukan secara deskriptif kualitatif dengan memetakan permasalahan, kebijakan, serta implementasi teknis karantina dan pengendalian rabies di tingkat daerah. Hasil kajian menunjukkan bahwa meskipun telah dilakukan program vaksinasi rabies dan pengawasan karantina, tantangan masih ditemukan dalam bentuk minimnya infrastruktur, keterbatasan SDM, dan kurangnya kesadaran masyarakat. Sistem karantina memiliki peran strategis dalam menekan penyebaran rabies, penyakit ikan, serta hama tanaman, namun memerlukan penguatan teknologi dan koordinasi antarinstansi agar lebih optimal. Dengan demikian, penguatan karantina HIT di Sumatera Barat bukan hanya penting bagi kesehatan manusia dan hewan, tetapi juga dalam menjaga ketahanan pangan dan lingkungan.

Published

2025-12-30

How to Cite

Agmelindo, D. ., & Pratama, S. F. . (2025). Analisis Penyebaran Rabies Pada Hewan Penyebar Rabies Di Balai Karantina Hewan, Ikan, Dan Tumbuhan Sumatera Barat. Prosiding Seminar Nasional Biologi, 5(1), 766–774. https://doi.org/10.24036/prosemnasbio/vol5/1242

Most read articles by the same author(s)