Analisis Pengujian Cemaran Aflatoksin Total Pada Pala Bubuk Dengan Menggunakan Metode Hplc
Keywords:
aflatoxin, HPLC, pala, keamanan pangan, Aspergillus, mikotoksinAbstract
Aflatoksin merupakan mikotoksin berbahaya yang dihasilkan oleh jamur Aspergillus flavus dan A. parasiticus, terutama berkembang pada kondisi panas dan lembap. Kontaminasi aflatoksin dalam bahan pangan, seperti pala, dapat menyebabkan gangguan kesehatan serius dan menjadi hambatan dalam perdagangan internasional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kadar aflatoksin (B1, B2, G1, G2) dalam sampel pala bubuk menggunakan metode High Performance Liquid Chromatography (HPLC) dengan deteksi fluoresensi dan teknik pembersihan kolom imunoafinitas. Hasil uji menunjukkan kurva kalibrasi yang linier (R² = 1,000) dan nilai LOD serta LOQ yang rendah, membuktikan sensitivitas metode. Sampel pala (kode 02/AF/PALA/LKP) mengandung total aflatoksin sebesar 2,6292 ppb dan aflatoksin B1 sebesar 1,538 ppb, yang masih berada di bawah ambang batas maksimum menurut Peraturan BPOM No. 18 Tahun 2018. Dengan demikian, sampel dinyatakan memenuhi syarat keamanan pangan. Pengawasan berkelanjutan dan penerapan protokol penyimpanan yang baik sangat penting untuk mencegah kontaminasi aflatoksin demi menjaga kesehatan konsumen dan kelancaran ekspor pala Indonesia.
Published
How to Cite
Issue
Section
Copyright (c) 2025 Regina Zahrani Marza

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
This is an open-access article distributed under the terms of the Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License (http://creativecommons.org/licenses/by/4.0/) which permits unrestricted non-commercial use, distribution and reproduction in any medium