TEKNIK KULTUR Nannocloropsis oculata DENGAN SKALA LABORATORIUM DI UPTD BALAI PERIKANAN BUDIDAYA AIR LAUT DAN PAYAU (BPALP) TELUK BUO, SUMATERA BARAT
Keywords:
Nannochloropsis oculata, kultur mikroalga, pakan alami, skala laboratorium, fitoplankton, akuakulturAbstract
Nannochloropsis oculata merupakan mikroalga yang digunakan secara luas dalam akuakultur sebagai pakan alami karena kandungan protein, asam lemak tak jenuh (EPA), dan vitamin yang tinggi. Kultur dilakukan selama lima hari dengan pemantauan terhadap parameter kualitas air (suhu, pH, salinitas) dan kepadatan sel. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam kepadatan sel hingga mencapai puncaknya pada hari kelima. Fase pertumbuhan yang diamati meliputi fase lag, eksponensial, stasioner, dan kematian. Faktor lingkungan seperti pencahayaan, aerasi, salinitas, dan ketersediaan nutrien memengaruhi laju pertumbuhan mikroalga. Kultur skala massal memerlukan kontrol lingkungan yang lebih kompleks namun menjanjikan produksi biomassa yang lebih tinggi. Tahap pemanenan dilakukan pada fase eksponensial akhir untuk mempertahankan kualitas dan kuantitas biomassa secara optimal.
Published
How to Cite
Issue
Section
Copyright (c) 2025 Raesya Cholida, Abdul Razak

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
This is an open-access article distributed under the terms of the Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License (http://creativecommons.org/licenses/by/4.0/) which permits unrestricted non-commercial use, distribution and reproduction in any mediumÂ