Inventarisasi Hama Pada Tanaman Kubis (Brassica oleracea var. Capitata) Serta Cara Pencegahannya DI Desa Pangalian Kayu, Alahan Panjang, Kecamatan Lembah Gumanti, Kabupaten Solok.
Keywords:
Kubis, Hama, Ecoenzym, ObservasiAbstract
Tanaman kubis (Brassica oleracea L.) telah lama dibudidayakan sebagai tanaman sayuran dan juga merupakan sumber vitamin, mineral dan serat. Kubis dikatakan sebagai sumber gizi karena kubis mengandung berbagai vitamin seperti vitamin A, C dan K serta kaya dengan senyawa fitonutrien. Kubis pada umumnya ditanam di daerah yang berhawa sejuk, pada ketinggian 800-2000 m dpl dan bertipe iklim basah. Pada pembudidayaan kubis hal yang sangat rentan adalah hama. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hama yang menyerang pada tanaman kubis di Kebun kubis, yang menyebabkan tanaman kubis menjadi busuk, berlubang, gagal panen, dan kualitas panen menurun. Penelitian ini bersifat deskriptif yang dilaksanakan melalui obsevasi yakni mengambarkan keadaan yang sebenarnya dari hasil pengamatan terhadap objek penelitian sehingga data yang diperoleh sesuai dengan sampel yang telah diamati. Sampel tanaman yang dipilih adalah dengan kriteria daun yang berlubang akibat diserang hama. Ditemukan 2 hama pada kebun kubis yang diamati yaitu Helicoverpa armigera (ulat kapas) dan Bradybaena similaris (siput semak) menyebabkan munculnya lubang-lubang pada permukaan daun dan membuat tanaman menjadi rusak dan hasil panen tidak maksimal karena efek yang dihasilkan dari hama tersebut. Tanaman yang rusak tidak dapat memenuhi kriteria pasar dan tidak dapat dijual sehingga petani mengalami kerugian. Tanaman Kubis yang terkena hama, didapatkan daun dan bunganya sudah berlubang-lubang yang kelamaan membusuk. Cara yang bisa dilakukan untuk mengurangi hama pada tanaman kubis dapat dilakukan pemberian pestisida dan pemberian ecoenzym yang lebih ramah lingkungan.
Published
How to Cite
Issue
Section
Copyright (c) 2025 Rendy Miswandi, Rahmi Kurniati, Yelsi Safitri, Hijratil Azani, Zamilla Putrian

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
This is an open-access article distributed under the terms of the Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License (http://creativecommons.org/licenses/by/4.0/) which permits unrestricted non-commercial use, distribution and reproduction in any mediumÂ