Analisis Keanekaragaman Serangga di Kawasan Hutan Evergreen dan Savana Bekol Taman Nasional Baluran
Keywords:
Keanekaragaman, Serangga, Perangkap jebakanAbstract
Serangga mendominasi hampir 80% dari seluruh spesies hewan di Bumi, dengan lebih dari 751.000 spesies yang telah diketahui, sekitar 250.000 di antaranya dapat ditemukan di Indonesia. Distribusi serangga dipengaruhi oleh faktor geologi dan ekologi seperti iklim, musim, ketinggian, dan spesies tanaman yang tersedia. Di Taman Nasional Baluran, setiap habitat memiliki karakteristik lingkungan yang unik. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis serangga di kawasan evergreen dan savana, menganalisis keanekaragaman jenis serangga di kawasan evergreen dan savana, membandingkan keanekaragaman jenis serangga di kawasan evergreen dan savana, dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi keanekaragaman jenis serangga di kawasan evergreen dan savana. Pengumpulan data dilakukan melalui survei lapangan dengan menggunakan perangkap jebakan dan studi literatur untuk mengidentifikasi jenis serangga yang ditemukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keanekaragaman Shannon Wienner di kawasan evergreen lebih tinggi, yaitu 1,99 dan 0,69 untuk kawasan savana bekol. Indeks dominasi Simpson yang diperoleh sebesar 0,16 di kawasan evergreen dan 0,68 di savana bekol. Hal ini disebabkan oleh perbedaan kondisi lingkungan, khususnya jenis tanah dan struktur vegetasi.
Published
How to Cite
Issue
Section
Copyright (c) 2025 Zahra Azzahwa Avriliaputri, Arsya Niam U H, Ghalda Salsabila, Adelia Siti Nur Apriliani, Anggistna Milka Arifiani, Meiry Fadilah Noor, Muhammad Ridhwan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
This is an open-access article distributed under the terms of the Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License (http://creativecommons.org/licenses/by/4.0/) which permits unrestricted non-commercial use, distribution and reproduction in any mediumÂ